Teknik Observasi dan Wawancara
KORAN KOMPAS, SELASA, 22 OKTOBER 2019
HALAMAN 8 Internasional
1. Percobaan Johnson Gagal
Lead Berita:
LONDON, SENIN – Ketua Parlemen Inggris John Bercow menolak usaha Perdana Menteri Inggris Boris Johnson meraih dukungan parlemen untuk Brexit dengan pemungutan suara parlemen ulang, Senin (21/10/2019).
5W+1H:
a. Who (siapa): Ketua Parlemen Inggris John Bercow menolak usaha Perdana Menteri Inggris Boris Johnson meraih dukungan parlemen untuk Brexit.
b. What (apa): Melakukan pemungutan suara parlemen ulang karena Ketua Parlemen Inggris John Bercow menolak usaha Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dalam memperoleh dukungan parlemen untuk Brexit.
c. Where (dimana): London, Inggris.
d. When (kapan): Senin, 21 Oktober 2019.
e. Why (kenapa): -
f. How (bagaimana): -
Sumber Peristiwa: Peristiwa dan Pendapat
a. Peristiwa: Inggris memiliki sisa 10 hari lagi untuk keluar dari Uni Eropa sebagaimana yang dijanjikan Johnson. Namun kesepakatan Brexit yang sudah dicapai dengan Uni Eropa jadi berantakan karena parlemen tidak menyetujuinya. Para politisi Inggris kini berdebat tentang apakah Inggris berpisah dari Uni Eropa dengan kesepakatan atau menggelar referendum baru.
b. Pendapat: : “Singkatnya, subtasi mosi hari ini sama dnegan mosi Sabtu lalu dan DPR sudah memutuskan. Keadaan hari ini pada dasarnya sama dengan keadaan Sabtu lalu,” kata Bercow.
Tempat Terbit: London.
2. China Tegaskan Lagi Misi Penyatuan Taiwan
Lead Berita:
BEIJING, SENIN – Menteri Pertahanan China Wei Fenghe menyatakan bahwa penyatuan kembali Taiwan dan China daratan merupakan misi yang tidak akan dapat dihentikan. Hal itu disampaikan Wei di hadapan para menteri pertahanan dan pejabat dari berbagai negara Asia dalam Forum Xiangshan di Beijing, China, Senin (21/10/2019).
5W+1H:
a. Who (siapa): Menteri Pertahanan China Wei Fenghe.
b. What (apa): Menteri Pertahanan China Wei Fenghe menyatakan bahwa penyatuan kembali Taiwan dan China daratan merupakan misi yang tidak dapat dihentikan.
c. When (kapan): Senin, 21 Oktober 2019.
d. Why (kenapa): Akibat perpecahan, Beijing berupaya keras menyatukan Taiwan dengan China daratan.
e. How (bagaimana): -
Sumber Berita: Peristiwa dan Pendapat
a. Peristiwa: Hubungan antara Taipei dan Beijing telah memburuk sejak terpilihnya Presiden Taiwan Tsai Ing-wen pada 2016. Partai Progresif Demokrat, asal partai Tsai, menolak klaim bahwa Taiwan adalah bagian dari “satu China”. Sejak itu China berupaya memengaruhi beberapa negara mitra politik Taiwan hingga saat ini hanya tersisa beberapa negara yang jumlahnya kian menyusut.
b. Pendapat: “China adalah satu-satunya negara besar di dunia yang belum mencapai reunifikasi secara sempurna. Ini merupakan satu upaya yang tak seorang pun dan tidak ada kekuatan yang bisa menghentikannya,” kata Wei.
Tempat Terbit: Beijing
3. Dana Bantuan Perkokoh Diplomasi
Lead Berita:
JAKARTA, KOMPAS – Sebagai negara yang masuk dalam kekuatan menengah dunia, Indonesia ingin berkontribusi lebih pada komunitas global. Kontribusi itu diwujudkan dalam bentuk Indonesian AID, atau Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional Indonesia.
5W+1H:
a. Who (siapa): Indonesia ingin berkontribusi lebih pada komunitas global.
b. What (apa): Sebagai negara yang masuk dalam kekuatan menengah dunia, Indonesia ingin berkontribusi lebih pada komunitas global.
c. When (kapan): -
d. Where (dimana): -
e. Why (kenapa): -
f. How (bagaimana): Kontribusi itu diwujudkan dalam bentuk Indonesian AID, atau Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional Indonesia.
Sumber Berita: Peristiwa dan Pendapat
a. Peristiwa: Sebagai contoh, Indonesia bekerja sama dengan Fiji untuk membangun Queen Victoria School yang rusak akibat badai dan Nauru untuk penyediaan tongkang untuk penjualan komoditas lokal.
b. Pendapat: Di usia 70 tahun lebih dan sebagai anggota G-20, kemajuan ekonomi Indonesia sudah layak dan tentu akan lebih mudah untuk saling membantu negara lain yang membutuhkan. Kerja sama ekonomi dengan negara lain akan meningkatkan perdamaian dunia karena perdamaian akan tumbuh apabila ekonomi berkembang dan baik,” kata Kalla.
Tempat Terbit: Jakarta, Kompas.
4. Berbagi Makanan secara Gratis
Lead Berita:
Berbagi untuk mereka yang kurang mampu merupakan sikap terpuji yang membahagiakan, baik bagi si pemberi maupun si penerima. Itulah yang dilakukan dua anak perempuan Amerika Serikat, Amanda Santana (12) dan Anna Rissi (12). Dua gadis cilik ini membagikan makanan secara gratis kepada mereka yang kurang mampu.
5W+1H:
a. Who (siapa): Dua anak perempuan Amerika Serikat, Amanda Santana (12) dan Anna Rissi (12).
b. What (apa): Dua anak perempuan Amerika Serikat, Amanda Santana (12) dan Anna Rissi (12) membagikan makanan secara gratis kepada mereka yang kurang mampu.
c. Where (dimana): -
d. When (kapan): -
e. Why (kenapa): Berbagi untuk mereka yang kurang mampu merupakan sikap terpuji yang membahagiakan, baik bagi si pemberi maupun si penerima. Itulah yang dilakukan dua anak perempuan Amerika Serikat, Amanda Santana (12) dan Anna Rissi (12).
f. How (bagaimana): -
Sumber Berita: Peristiwa dan Pendapat
a. Peristiwa: Di luar dugaan, apa yang mereka lakukan mendapatkan sambutan positif. Banyak orang menyumbangkan apa yang mereka punya. Amanda, Santana dan Anna Rissi menaruh lemari itu sejak tahun lalu di lingkungan Alexandria, tempat tinggal mereka, dan secara rutin warga di lingkungan Alexandria mengisi “dapur” itu dengan bahan makanan yang tidak mudah busuk, perlengkapan mandi, serta mainan untuk siapa saja yang membutuhkannya. Semuanya gratis.
b. Pendapat: Ketika Santana dan Rissi merapikan dapur mereka di Alexandria, mereka ingat seorang pria yang menggunakan dapur tersebut. “Dia berkata, ‘Hari ini untuk pertama kali dalam waktu yang sangat lama, saya akhirnya bisa makan tomat segar’,” kata Santana. “Itu membuatku tersenyum,” katanya.
Tempat Terbit: -
Komentar
Posting Komentar